Liputan6.com, Jakarta – Dalam dua minggu masa lalu, nama mantan manajer Chelsea Jose Mourinho telah menjadi khas dari pentas sepakbola nasional. Mourinho telah menjadi salah satu kandidat pelatih Tim nasional Indonesia setelah FIFA mencabut sanksi pada sepak bola nasional.

nama Mourinho muncul setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), diskusi dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, negara-negara calon pelatih Indonesia Erick Thohir.

Jokowi –sapaan Widodo– Joko Indonesia ingin tim nasional untuk menjadi kapten pelatih asing. Pada saat itu, Imam langsung penamaan Mourinho Nahrawi, sementara Erick Thohir Guus Hiddink yang disarankan.

Nama disukai Mourinho menjadi pelatih Garuda karena mereka belum menemukan pekerjaan setelah diberhentikan Chelsea pada akhir tahun lalu. Sementara Hiddink ingin menikmati musim liburan setelah kontraknya tidak diperpanjang Chelsea.

Timnas Indonesia. (Foto: Helmi Fitriansyah)

Wacana Indonesia FIFA Mourinho direkrut untuk sorotan media Inggris. Bahkan, salah satu media asing menyebutkan, Indonesia adalah tim yang pantas untuk dilatih Mourinho ketika gagal menjadi pelatih Manchester United.

Melihat karakteristik Mourinho dalam beberapa tahun terakhir, yang memimpin Porto, Inter Milan, Real Madrid dan Chelsea, pelatih 52 tahun itu tidak cocok untuk melatih tim nasional Indonesia.

Ada tiga alasan tidak cocok untuk menangani skuad Garuda Mourinho? Periksa penjelasan di halaman berikut

Tak bisa dipungkiri bahwa Jose Mourinho adalah pelatih terbaik di dunia. Buktinya, ia memenangkan trofi Liga Champions, Premier League, La Liga dan Serie A.

Keberhasilan Mourinho memenangkan gelar untuk perlindungan pemain bintang, sama seperti Cristiano Ronaldo ketika ia adalah pelatih real Madrid, Diego Costa (Chelsea), Samuel Eto’o atau sebagai pemenang treble dengan Inter Milan pada tahun 2010.

sayangnya, Mourinho dapat mengembangkan bakat pemain muda. Sejauh ini, tidak ada pemain muda untuk bersinar melalui didikannya. Kelemahan Mourinho juga disuarakan oleh Jamie Redknapp, seorang komentator di Liga Premier.

Redknapp mengomentari isu bergabung Mourinho sebagai kapten Manchester United. Ketika itu terjadi, Redknapp disebut penyebab para pemain muda Manchester United, Marcos Rashford akan selesai.

“Hatiku mengatakan Manchester United akan mendapatkan Jose Mourinho pada saat ini, tapi awalnya saya tidak yakin. Jika aku Marcus Rashford, maka jangan khawatir karena Mourinho tidak memiliki profil pemantauan kesempatan untuk pemain muda, “kata Redknapp kepada Harian email .

ini adalah mengapa Mourinho tidak layak pelatih tim nasional pertama Indonesia. Karena skuad Garuda memiliki banyak pemain muda telah mengasah keterampilan mereka, seperti Evan Dimas Darmono, Sr Paulo, TereNS Puhiri up Muchlis Hadi Ning.

Sejak ia mulai bekerja sebagai pelatih pada tahun 2000, Mourinho tidak pernah memimpin tim nasional. Dia selalu tertarik melatih tim dari Eropa.

Ketika ada masalah dari tim nasional Indonesia mengundangnya untuk menjadi pelatih, Mourinho telah membuat jelas bahwa ia hanya akan menerima tawaran dari sebelas asal benua biru.

“Saya ingin melanjutkan karir saya di Eropa di tahun-tahun mendatang,” kata pelatih kelahiran Portugal, dikutip dari AS.

Mourinho mengakui ia akan melatih tim besar Eropa, dua bulan, “Saya berharap untuk kembali ke pelatihan pada bulan Juli ketika tim akan memulai musim sebelumnya,” Mr. kata.

Mourinho datang ke Indonesia pada bulan Mei 2013. Ia pergi ke Indonesia ketika mantan timnya, Chelsea melakukan tur pra-musim Asia. Pada saat itu, besar Blues –sebutan Chelsea– menang 8-1 atas All Stars Team Indonesia di Gelora Bung Karno Stadium Karto (SUGBK).

Setelah pertandingan, Mourinho mengkritik gaya permainan habis di Indonesia dianggap jauh di bawah standar. Dia mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi.

“Jika Indonesia tidak memiliki potensi untuk produk khusus, dan bermain penuh dan kegembiraan luar biasa dan kebanggaan,” kata Mourinho setelah pertandingan Chelsea vs Timnas Indonesia saat itu di SUGBK (25/7 / 2013).